Randhy Ichsan

Islam, Ekonomi, Indonesia

Belajar Mengelola Transportasi dari Singapore

Sebagai salah satu negara tersibuk dengan berbagai macam aktivitas yang berlangsung didalamnya, ternyata Singapore hampir tak pernah mengalami kemacetan bahkan di jalan-jalan utamanya. Hal ini dikarenakan kualitas transportasi umum disini sangat nyaman untuk digunakan, sebut saja MRT dan Bus yang kerap menjadi pilihan utama bagi penduduk lokal maupun turis yang datang melancong.

Disini tak ada sampah berserakan dan pengamen apalagi pengemis. Dalam MRT dan Bus semua beraturan, bahkan saat memasuki MRT semua orang dengan penuh kesadaran tidak berdesakan dan berebut untuk naik, hal ini karena jumlah MRT dan Bus sangat banyak sehingga mereka tidak perlu berebut. Saat menunggu memasuki MRT, mereka (penumpang) menunggu di bagian merah pada sisi pintu keluar karena pada bagian hijau merupakan bagian untuk penumpang MRT yang akan keluar dari MRT, penumpang yang akan keluar didahulukan dan penumpang yang akan masuk MRT secara bergiliran masuk setelah ada ruang atau telah habis penumpang yang akan keluar. Sungguh tertib. Didalam MRT sudah disediakan tempat duduk khusus untuk wanita hamil, lansia, dan penyandang cacat, tempat duduk ini bertuliskan Reserved Seat. Kita yang “normal” boleh saja menduduki bangku ini namun ketika ada penumpang dengan kriteria seperti yang disebutkan sebelumnya maka kita harus pindah atau memberikan tempat duduk itu pada mereka.

Waktu tempuh menggunakan MRT ini tergolong cepat karena MRT sendiri berjalan dengan kecepatan tinggi, dan tentu saja sangat aman. Dengan kondisi yang demikian, jelas saja kalau banyak yang memilih transportasi umum untuk beraktivitas. Semua serba dilayani dan serba simple, membeli tiket pun tinggal beli dimesin tiket, tinggal touch, pilih rute, masukkan uang, dan ambil tiketnya. Untuk memasuki MRT, tinggal tap atau tempelkan tiket dimesin reader, sangat simple. Kalau tidak mau repot membeli tiket, tinggal gunakan kartu EZ-Link yang bisa diisi deposit, atau bagi turis yang ingin berkunjung selama sekitar 3 hari, tinggal beli Singapore Tourist Pass dan anda akan bebas menggunakan transportasi umum sesukanya selama jangka waktu yang anda beli, saat ini untuk kunjungan 1 hari, Singapore Tourist Pass dihargai S$ 10 dan untuk kunjungan 2 hari dihargai S$ 16, sewaktu membeli STP ini kita juga harus mendepositkan S$ 10 sebagai jaminan yang nantinya akan dikembalikan saat anda memulangkan STP ini di ticket counter yang tersedia diberbagai tempat.

Didalam transportasi umum di Singapore terlebih MRT juga tidak boleh merokok dan buang sampah, bahkan makan dan minum pun dilarang, hal ini guna menjaga kebersihan MRT, jika kedapatan melanggar maka denda S$ 1.000 siap menanti. Intinya disini adalah, Singapore mengelola transportasinya dengan sangat baik sehingga masyarakat dan turis merasa sangat dilayani dan puas. Sehingga kalau dilihat tak banyak mobil berlalu lalang dikota ini, disamping akibat pajaknya yang sangat tinggi, jika transportasinya sudah nyaman, mengapa harus membeli mobil lagi, begitu pikir saya. Kalaupun ada mobil yang lalu-lalang itu adalah mobil dengan merek Mercedes Benz, BMW, VW, Lexus dan berbagai merek exclusive lainnya.

Jadi menurut saya pribadi, pelajaran yang dapat diambil dari mengelola transportasi di Singapore adalah pemerintah harus memperbaiki sistem dan kualitas pelayanan transportasi umum, berikan peraturan dan ancaman denda guna merawat transportasi umum tersebut, setelah itu dapat dilaksanakan, baru naikkan pajak kendaraan sebesar mungkin untuk menekan jumlahnya, tapi yang lebih penting adalah menegakkan moral aparat yang akan mengawasi dan mengatur jalannya proses revolusi transportasi umum dinegeri tercinta ini, karena tanpa moral yang kuat, peraturan hanyalah bahan untuk mencari tambahan penghasilan.

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s