Randhy Ichsan

Islam, Ekonomi, Indonesia

Baju Seorang Sufi

Seorang sufi baru saja membeli sehelai baju baru, karena bajunya di rumah sudah teralu tua. Suatu hari ia harus menjual baju yang baru dibelinya tersebut dengan harga yang lebih murah karena ia kehabisan uang untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Singkat cerita seseorang membeli baju orang sufi, tetapi ketika sang pembeli tiba di rumah, ia menemukan cacat pada baju orang sufi yang telah ia beli. Ia pun pergi ke rumah sufi untuk mengembalikan baju yang telah dibelinya.

“Baju yang baru saja aku beli darimu itu ada sobeknya sedikit, karena itu aku datang untuk mengembalikannya padamu”, ujang pembeli.

Tiba-tiba orang sufi itu menangis terisak-isak.

“Tak usah menangis, walaupun baju ini aku kembalikan kepadamu lagi, aku tidak akan meminta balik uang yang sudah keluar dari tanganku”, ujar pembeli tersebut kembali.

“Aku menangis bukan karena itu” jawab sufi.

“Jadi karena apa engkau menangis?” timpal pembeli.

“Aku teringat semua amal ibadah yang telah kukerjakan selama ini. Khawatir tidak diterima Allah, lalu Ia mengembalikan lagi kepadaku seperti nasib baju ini” ujar sufi dengan air mata yang masih mengalir.

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s